Dua hari lalu, seorang suporter Jakmania tewas setelah rusuh usai pertandingan bola di Gelora Bung Karno. Saat diwawancara sebuah TV Swasta, koordinator Jakmania mengatakan kematian itu adalah hal yang wajar didunia sepakbola. Di Inggris katanya pula kematian suporter fanatik dianggap hal yang lumrah.
Menurut saya komentar seperti ini menunjukkan bahwa koordinator Jakmania itu mungkin adalah manusia paling goblok sejagat. Kematian dianggap wajar? Logika apa yang dipakainya? Kematian itu adalah cermin kekerdilan kita dalam sport khususnya dalam sepakbola. Carut marut sepakbola kita memang lantaran banyak hal di antaranya mental pengurus, pemerintah dan suporter. Maka dunia sepakbola kita identik dengan kriminal, rusuh dan praktek-praktek yang tak masuk akal.
Dengan dipimpin seorang kriminal sekaliber Nurdin Halid, gimana PSSI mau maju. Kalau suporter jadi kriminal itu karena sang ketuanya adalah penjahat kelas kakap.
Kita juga heran kok orang mau saja dipimpin dari jeruji besi seperti itu. Dengan kata lain selama PSSI masih dipimpin oleh kriminal jangan mimpi prestasi sepakbola kita akan berubah. Yakinlah..
